Tampilkan postingan dengan label Future. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Future. Tampilkan semua postingan

Kamis, 17 Juli 2014

Meniti Karir^^

Hey ya temans blogger..

Sudah 6 bulan berlalu sejak gua bekerja di perusahaan Asing bernama “K” Line Air Service Indonesia^^ Well, gue bekerja sebagai Data Entry. Jadi, bos gua adalah Pak Jodi dan sang asisten Ka Kukuh. Hahaha… Mereka ‘orang’ IT. Dan, diatasnya Pak Jodi masih ada Pak Hari sang HRD. Dan Data Entry  team ada 3 : Gua, Linda kecil dan Linda besar (Ceritanya namanya sama). Gua cukup senang bisa diterima di tempat ini. Karena, perusahaan ini milik Jepang >.< Dan, gua dapet banyak pelajaran disini. Oke, mari simak perjalanan gua menjalani karir di dunia Ekspor-Import :D

Pada awalnya, Data Entry dipersiapkan untuk Sea Fright. Yup… Pertama-tama gua kerja dibawah manager langsung, Pak Ade >.< Gua menjalankan tugas sebagai… Hhmmm.. Pencari tau tentang Jaminan Kontainer (?). Yahh… Nga perlu dijelasin lah ya :D After that, oh I was almost done, tapi ga terselesaikan >.< Itu baru seminggu doang sama Pak Ade. Eh, ada cerita tentang Nakamura-san loh :D Dia Manager Marketing dari Jepang. Meskipun sebelumnya dia dari K Line Shanghai :p Dan juga Kikuchi-san sang General Manager, tapi sekarang udah diganti sama Koyanagi-san :( *kembali ke laptop* Jadi, Bu Asri, orang yang ‘bertanggung jawab’ atas Ekport menginginkan gue untuk bekerja dibawahnya. Padahal sebelumnya udah Linda besar. Tapi diganti oleh gua. Baru 2 hari berlalu, gua dipindahin lagi >.< Now *maksudnya dulu* gua ada di PIB. Oh ampun… Padahal udah asik sama Bu Asri, tapi dipindahin T.T Katanya sih orang PIB ini mau resign, “Oh yeah gua ada peluang buat jadi karyawan >.<” itulah yang terlintas dalam benak gua. Jadi gua ikutin aja alurnya gimana. Pak Catur, inilah orang PIB. Sudah seminggu gua cuma ngeliatin dia bikin PIB-_- Cuma dikasi 2 kesempatan bikin 2x. Itupun dia complain katanya gua lama-_- Padahal dia lebih lama-___- Yeah, tapi dia baik, minjemin gua buku tentang PIB. Pak Koko dari Air Import juga dengan senang hati menjawab pertanyaan gua seputar PIB^^ Gua berani nanya karena sebelumya dia memberikan ‘naskah’ ke gua. Baik banget kan J Tapi, akhirnya gua muak dengan Pak Catur >,< Dan memutuskan untuk belajar PIB di ruangan IT. Untungnya Pak Jodi dan Ka Kukuh mengizinkan dan menginstal PIB di komputer yang ada di IT. Mulailah gua belajar PIB sendiri. Gua belajar dari PIB yang sudah pernah dibuat. Gue buat ulang, dan finally gue bisa bikin PIB!! >< Gua balik ke Pak Catur berharap dia memberi kesempatan untuk gua. Tapi, seperti biasa dia cuekin gua. Dan saat itulah gua benar-benar pergi dari dia (?). Untuk beberapa hari gua bengong di ruangan IT tanpa ada yang dikerjakan. Sampai akhirnya sudah waktunya buat gua keluar dari IT (?) Agak lebay ya bahasanya. Hahaha… Yeah, Pak Dicky selaku Accounting Manager secara resmi minta ke Pak Jodi agar gua menggantikan karyawannya yang cuti hamil yang tak lain dan tak bukan adalah Teh Icha, kakaknya Linda Kecil. I got it!! Untuk 3 bulan gua berada dibawah naungan Accaounting. Ternyata, ketika gua di Accounting, ada orang baru yang menggantikan Pak Catur. Agak nyesek gimana gitu ya L Tapi yaudahlah ya J
Dan tiba saatnya juga buat pergi dari Accounting, Teh Icha sudah kembali. Well, gua seneng dia kembali, tapi sedih juga karena gak punya tempat :D Jadi, gua seperti anak bawang :D Seperti status gua, gua free!! Gua bisa ngerjain kerjaan divisi manapun yang butuh bantuan. Entah itu Udara ataupun Laut. Yaahh.. Itung-itung nambah ilmu.^^ Lama-lama bosen juga kan ga ada kerjaan tetap gitu. Jadi sepmpat terlintas dibenak gue untuk resign. Seriously, gua bukan tipe orang yang bisa diem aja di tempat kerja >.< Meskipun kalo di rumah kerjaan tiduran :p Yahh.. Terutama banget kalau pagi. Yaaammpunn.. Kan ga enak ya kalo tiap pagi orang-orang sibuk gua malah nyantai banget. As you guys know, gue selalu minta kerjaan ke DR Accounting. Ka Dendi dan Ka Rozi. Mereka welcome >.< Sering bercanda juga, bareng Mas Wanto dan Ka Syifa. Jadi gue ga merasa sendiri :D Kadang agak sedih juga karena liat kedua teman gua udah punya kerjaan tetap ga kaya gua T.T But, I still strong girl >.< Jadi, sampai sekarangpun gua ga nyerah. Gua tetap di K Line.
Well, langsung aja yaa.
And now!! *beneran sekarang* ada Manager Sea Fright baru yang baik hati yang meminta gue untuk bergabung bersamanya di Divisi Export >.< Yaampun gua seneg banget bange benget.. Namanya Pak Doni. Sebelumnya ada mba Dwi, dia resign, tinggallah Pak Tato dan Kak Rahmat+Bu Linda.
Bener kata Pak Jodi, “Nanti juga lu yang ‘dapet’ duluan”. Yahh.. Kalo ada niatan resign gua selalu inget Pak Jodi. Hahaha.. Dia udah baik hati memberi peluang gua kerja disini. Dan dia selalu menyemangati gua secara gak langsung. Contohnya kata-kata itu dan bayak lagi yang dia bilang ke gua. Yahh.. Karna gua juga sering cerita ke Pak Jodi dan Ka Kukuh, jadi mereka juga ga sungkan untuk cerita ke gua. Meskipun, kadang kalo mereka cerita sesuatu selalu membuat gua merasa terbebani u.u
Oke-oke. Jadi sampai saat ini gua masih Data Entry. Gua lagi berjuang untuk mendapatkan posisi di Export. Gua akan berusaha biar ga mengecewakan orang-orang yang udah care sama gua :D
Terima kasih, Pak Jodi, Ka Kukuh, Pak Hari, Bu Asri, Pa Koko, Ka Nurul, Ka Syifa, Ka Yulia, Mba Sheila, Pak Puspo, dan semuanya ^-^

Terbuktikan, kesabaran itu membuahkan hasil :D


Senin, 11 November 2013

Mari Nulis!!!

Teknis Penulisan di Kompas Muda 
Ruang liputan Kompas MuDA untuk Tim SMA adalah satu halaman penuh Kompas dipotong iklan, biasanya iklan porsinya seperempat halaman.
Diperlukan tiga jenis tulisan yang masih terkait dengan satu tema yang diajukan.  
Spesifikasi tulisan sbb:
1. Tulisan utama
    Mengupas tema secara menyeluruh, persoalan tema yang ingin disampaikan harus selesai dibahas di tulisan. Harus ada wawancara dalam tulisan ini. Kami berharap tim tidak mengkopi paste dari Google atau internet.
    Panjang tulisan: 6.000 karakter atau sekitar dua halaman kuarto spasi 1.
    Tulisan utama ini harus diberi ilustrasi. Ilustrasi bisa berupa foto atau karikatur yang sesuai dengan tema utama. Kompas MuDA berharap tim memberikan lebih dari satu foto, supaya kami mempunyai pilihan.
    Ingat: karena ilustrasi di tulisan utama ini akan menjadi gambar besar atau headline, maka foto atau karikatur yang dibuat harus benar-benar punya nilai tersendiri, harus benar-benar dirancang dari awal seperti apa ilustrasi yang akan dimuat. 

2. Tulisan Pendamping I
    Setelah tema besar sudah dibahas tuntas di tulisan utama, pasti ada pernak-pernik cerita di sekitar liputan itu.
    Misalnya: Dari tema besar "Pabrik Karet PTPN XII", bisa dibuat tulisan Pendamping I  berupa sejarah pabrik gula di seluruh Indonesia. Atau bisa tentang pabrik gula yang sering dikunjungi oleh pelajar untuk mempelajari industri gula. Atau tulisan lain yang menarik.
    Tulisan Pendamping I ini bisa juga diisi dengan hasil wawancara teman-teman kamu atau sumber-sumber lainnya yang berkompeten.
     Bisa juga, jika ada satu sosok ternama, misalnya artis, yang diwawancarai, bisa dijadikan satu tulisan pendamping. Contoh kasus ini: wawancara dengan Agnes Monica soal batik. Selain itu, tulisan ini juga bisa berisi tentang kiat, seluk beluk, atau tips. Atau bisa juga diisi dengan survey sederhana yang dilakukan oleh tim. 
Tiap tulisan harus dipikirkan ilustrasi/fotonya. Panjang tulisan: 1.500 karakter atau sekitar satu halaman kuarto spasi 1. 
3. Tulisan Pendamping II
Untuk tulisan yang ketiga, merupakan Kata Mereka. Yaitu dengan mewawancarai beberapa orang, usahakan dari sekolah lain, boleh murid atau guru. Untuk setiap orang yang diwawancarai harus ada fotonya.
Foto:
1. Foto tulisan utama, usahakan 3-4 foto, supaya redaksi Kompas mempunyai pilihan.
2. Kata Mereka, setiap orang harus ada fotonya
3. Foto TIM penulis, foto harus bersama-sama.

10 Tips Menulis Di Kompas Muda 
1. Bahasa sehari-hari.
    Jangan gunakan bahasa yang susah dimengerti teman-teman kalian di SMA. Boleh menggunakan bahasa asing jika memang terpaksa dan harus ada penjelasan rincinya.  
2. Santai dan gaul
    Jangan membawa kebiasaan menulis secara formal untuk publikasi di MuDA. Menulis di MuDA berbeda dengan membuat tulisan untuk tugas Bahasa Indonesia atau tugas karya ilmiah. Berbeda juga dengan cara menulis di Kompas, maka di MuDA dibolehkan menulis secara santai dan bernuansa gaul. Jika kalian orang Jakarta, tak bisa dipungkiri bahwa kalian punya bahasa loe-gue yang khas. Di Muda, penuturan menggunakan loe-gue diperbolehkan. Konsekuensinya, daerah lain yang memiliki dialek khas dan pengungkapan yang khas, juga diperbolehkan dipakai di Muda, dengan catatan harus ada penjelasannya jika dirasa orang luar tak mengerti bahasa tersebut. MuDa mendorong tulisan kalian bisa sesantai mungkin, senatural mungkin. Dalam kenyataannya, hal seperti ini sering berbenturan dengan kaedah Ejaan Yang Disempurnakan  (EYD). Jika memang bahasa itu natural, tidak dibuat-buat, jangan takut untuk keluar dari pakem ini asal penulisannya masih merujuk pada EYD. Artinya, jika bahasa yang kalian gunakan adalah bahasa sehari-hari yang dimengerti oleh kalian sendiri dan belum masuk EYD, kalian bisa menyiasatinya dengan memberi tanda italic (miring). Kebijakan ini sering diprotes, tapi hasilnya di MuDA ada beberapa karakter kuat penulisan, misalnya Tulisan khas Jakarta, Tulisan khas Aceh, Tulisan khas Yogyakarta, Tulisan khas Papua, dst. Secara tak sengaja, MuDA menjadi muara bertemu dari berbagai dialek budaya teman-teman SMA di Indonesia.  
3. Tuangkan pengalaman
  Lebih baik menuangkan pengalaman kalian yang berapi-api daripada beropini atau berargumentasi tentang sesuatu. Misalnya jika membahas soal UN, tulisan tak akan menjadi daya tarik bagi teman-teman tingkat SLTA jika kalian hanya menjelaskan apa itu UN, bagaimana kontroversinya, dll dengan berbagai argumentasi "keras" lainnya. Akan menarik jika tulisan UN itu menggambarkan bagaimana perjuangan kalian atau pengalaman kakak kelas kalian saat menghadapi UN. Contoh lain, jika kalian membuat tulisan soal "live in", maka cara terbaik adalah bagaimana menggambarkan kalian tinggal di desa, bagaimana perjuangan kalian beradaptasi dengan budaya desa, bagaimana kelucuan-kelucuan itu terjadi dan bagaimana kalian bisa memetik pelajaran dari situ. Tulisan yang hanya berargumentasi soal pentingnya live in bagi siswa SLTA pasti akan terasa hambar jika tanpa diikuti dengan pengalaman personal orang yang mengalaminya. 
4. Tidak berlebihan
    Boleh menggunakan bahasa gaul, tapi kalian pasti punya standard rasa bahasa sendiri kan? Setelah menulis, jangan lupa membaca kembali, apakah sudah dibuat dengan senatural mungkin ataukan tuntutan untuk membuat tulisan gaul itu justru membuat tulisan itu berlebihan? Banyak kasus seperti ini, dianggapnya dengan memberi banyak ungkapan khas gaul di tiap kalimat, akan meningkatkan nilai lebih dari tulisan itu. Setelah tulisan selesai, berikan kepada teman untuk membacanya, jika ada yang mengganjal atau terasa berlebihan, maka kalian bisa mengeditnya terlebih dulu.  
5. Hindari Bahasa SMS
    Ingat, walau dibolehkan menggunakan bahasa gaul, hindari bahasa khas SMS di tulisan kalian, tetaplah berusaha menulis secara lengkap sesuai EYD.
 
6. Jujurlah dalam memilih tema
    Banyak yang gagal sejak awal, sejak dari penentuan tema! Penyebabnya: teman-teman tidak jujur dalam memilih tema yang menarik. Banyak yang menipu diri sendiri dengan mengajukan tema yang seolah-oleh ideal. Misalnya: Vegetarian, Gaya Hidup Modern yang Sehat. Tak ada yang salah dengan tema ini, tapi ternyata tim yang mengambil tema ini tak tahu menahu soal vegetarian, tak pernah bergaul dengan teman-teman yang vegetarian, dan tak punya teman sesama SMA yang vegetarian. Tulisan menjadi hambar karena dia tak menemukan orang vegetarian seusianya dan tulisan menjadi tak berarti karena mereka sendiri tak suka vegetarian. Setelah liputan, mereka juga tak mendapatkan nilai lebih dari liputan ini dan justru memberatkan mereka karena pada prinsipnya mereka tak pernah bergaul dengan vegan. Pilihlah tema yang menurut kalian asyik dibaca oleh kalian sendir dan juga oleh teman-teman kalian. Tema-tema di luar pelajaran sekolah, di luar soal sekolah, akan lebih menarik dibaca teman-teman kalian. Tema yang wajib dihindari adalah liputan kegiatan internal di sekolah kalian yang tidak menarik sama sekali! Tema yang direkomendasikan adalah: tema-tema yang sesuai dengan hobi kalian atau tren anak muda yang happening banget. 
7. Perbanyak dialog
Banyak yang melupakan dialog sehingga tulisan menjadi mati, seolah hanya menjadi opini sendiri. Ini sering terjadi pada tulisan utama. Masukkan elemen dialog yang membuat tulisan itu hidup. Bukalah tulisan dengan ekspresi atau dengan impresi kejadian yang menurut kalian menarik. Tulisan yang kaya dialog akan menjadikan tulisan itu hidup. Jika kalian suka novel Laskar Pelangi (yang versi novel ya, bukan versi film), kenapa tidak kalian mengadopsi cara berdialog seperti itu? Tidak puitis, apa adanya, natural, dan yang penting berbicaralah! 
8. Mengalir seperti air
Sebisa mungkin, tapi ini memang sulit, buatlah tulisan yang mengalir seperti air. Tiap paragraf satu dengan paragraf lain diusuhakan tetap berkait satu sama lain. Jika terpaksa tak bisa memberi jembatan ke paragraf berikutnya, berilah subjudul di situ. 
9. Bertuturlah....berceritalah......!
Bagi MuDA, setiap orang yang bisa bercerita bisa menulis di MuDA. Ini sebuah fakta unik di Kompas MuDA: kebanyakan tim yang sukses membuat tulisan di MuDA adalah mereka yang tak pernah mengenyam pelajaran jurnalistik sekolah, justru yang sukses adalah mereka yang tak terkekang pikirannya dengan teori-teori jurnalistik yang baik. Mereka yang sukses adalah mereka dari kalangan yang timnya berasal dari genk-genk gaul. Ini bisa dipahami karena tim yang punya latar belakang jurnalistik, akan berusaha memilih tema yang idealis dan kemudian menuangkannya dalam tulisan bagus (dengan sentuhan bahasa canggihnya) yang idealis pula. Tulisan ini bisa jadi bagus tapi tak cocok untuk pembaca MuDA. Tim yang hanya terdiri dari gerombolan genk di sekolah, misalnya, lebih cuek dalam mengekspresikan tulisannya: yang penting menulis sesuai dengan cara mereka bercerita! Karena itu, tulisan yang baik adalah tulisan yang mendekati cara kalian bertutur yang heboh! Jika kalian punya teman yang "ember banget", yang bisa bercerita heboh dan membuat orang berkerumun hanya ingin mendengar cerita soal hal-hal sepele, maka seperti itulahh karakter yang diinginkan pembaca muda pada umumnya! Pandai bertutur, heboh dalam mengekspresikan pengalaman, kaya dengan kutipan dan ungkapan, tapi jangan lupa: jangan dilebih-lebihkan faktanya! 
10. Berani tampil beda! Manfaatkan internet.
Satu hal yang harus diingat: berbeda itu wajib! Jangan pernah menjiplak, kalian boleh menggunakan sumber-sumber dari mana pun, termasuk internet. Sebutkan sumbernya jika kalian mengutip kalimant atau paragraf dari sumber lain. Baca artikel sejenis yang pernah ada, cari di Google. Dengan cara ini, kalian bisa tahu apa saja yang pernah ditulis orang sehingga tulisan kalian nanti tidak sekadar mengulang tapi bisa memberi nilai lebih atau menambah nuansa lain. Misalnya tulisan soal Imlek, pasti sudah ribuan atau jutaan tulisan yang pernah dibuat! Nah, riset dulu sebelum menulis agar tulisan kita bisa beda!




Sumber : Kompas MuDA

Rabu, 01 Agustus 2012

Day 1 - We Are FORTRACITY

Pertemuan pertama Magangers Kompas MuDA, gue telat -_- Sial banget kan?! Supah ngebetein, gue harus berangkat bareng kakak gue, jam setengah 8, sedangkan acara gue jam setengah 9. Siapa yang ga kesel coba? Ckck... Akhirnya gue sampe Ruang Diklat jam 9 tepat. Untungnya lagi ada orang disana, dan kebetulan orang itu bertugasnya bersamaan dengan magangers. Ternyata magangersnya udah ke lapangan futsal di belakang gedung, barenglah gue bersama tuh mas-mas. Dari jauh udah keliatan tuh merah-merah, baju Kompas MuDA. Aduh sumpah gugup banget liatnya. Mereka lagi main games, buat lingkaran, entah ngapain. Setelah sampe gue langsung disuruh ganti baju dan langsung gabung sama mereka.
Ada beberapa nama yang gue kenal, Angie dan Ilham, tapi gue ga tau tampangnya. Akhirnya sok-sokan nyempil aja gue. Pas gue dateng, disuruh berpasangan, dan kebeneran gue berpasangan ama si Angie, yang apload foto itu. Yang berkat dia gue tau kalo gue keterima.
Permainan pertama yang gue ikutin tuh permainan ‘grepe-grepe’. Ahahah... Kami (magangers) disuruh mengikuti apapun perintah yang instruktur berikan. Misal, letakan tangan kirimu di pipi kanan teman mu, dsb. Ahahah... Sumpah itu canggung banget. Setelah permainan itu, kami harus berjoget dengan lepasnya untuk mendapatkan hadiah. Yang menang tuh pasangan cewe dan cowo, asli ‘hot’ banget goyangannya, asik gitu. Ahahah...
Selanjutnya permainan ‘cerita’. Si instruktur bercerita, kami yang gerak. Ada tokoh Tupai dan pohon (2 orang). Misalkan, kalo misalkan instruktur bilang ‘angin bertiup dengan kencang’ itu artinya si pohon harus bergantian posisi, dsb. Dari permainan itu kami menyempatkan diri untuk saling berkenalan. Setelah permainan usai, kini saatnya makan siang.
Ketika makan siang itu, gue baru tau kalo yang tadi menang joged itu Raras dan Hasyim. Gue juga kenalan sama Endah (desain), Jeje (reporter), Nevi (reporter) dll.
Setelah makan, permainanpun dilanjutkan. Kali ini dengan membuat kelompok. Kelompok gue, Ayam, terdiri dari Gue, Jeje, Raras, Kinan, Angie dan Abrar. Sebelum bermain, para kelompok harus membuat nama kelompok yang baru dan memperkenalkan yel-yelnya. Setelah selesai baru deh permainan dimulai. Kelompok gue warna biru.
Permainan pertama, oper jeruk. Sebuah jeruk yang kecil harus dioper dari depan kebelakang dengan menggunakan bahu, ga boleh dipegang. Untungnya kelompok gue menag dongg. Hahaha...
Yang ke-dua, bermain dengan hula hoop. Tu hula hoop dari depan dioper ke belakang dengan keadaan tangan berpegangan. Agak ribet sumpah. Tapi Kelompok gue menjadi juaranya. Yeay...
Yang ke-tiga, keseimbangan. Bambu kecil yang panjang kami pegang dengan 2 jari telunjuk tangan kanan dan kiri. Secara bersama-sama, bambu itu harus kami turunkan. Ternyata ga segampang keliatannya. Sulit banget untuk menyeimbangkan, yang depan terlalu keatas, yang belakang terlalu kebawah. Ckck... Jadi disini kami kalah...
Yang ke-empat, apa yak namanya. Pokonya, terpal yang besar harus kami buat menjadi lipatan yang terkecil, dengan 5 orang diatas terpal dan 1 orang sebagai instruktur. Gue gendong Jeje, Angie gendong Kinan, Raras instuktur dan Abrar yang melipat terpal itu.
Permainan yang terakhir itu lempar bola (balon) air. Tersedia banyak bola, gue, Jeje, dan Kinan melempar ke Raras dan Angie, mereka menangkapnya dengan slayer, setelah itu dioper ke Abrar, Abrar tangkep dengan ember. Ember yang penuh dengan bola paling banyak itulah yang menang. Setelah itu... Lempar bola. Ahahah... Itu basah-basahan, untuk gue ga banyak kena lempar. Terus istirahat deh...
Setelah istirahat, pengumuman hasil akumulasi nilai dari permainan tadi. Kelompok gue ga dapet juara L Lalu evaluasi permainan, apa ‘hal’ yang dapat dipelajari dari permainan itu. Banyak banget, salah satunya kekompakan tim pastinya. Lalu silanjutkan dengan pemilihan Ketua Angkatan dengan kandidat Hasyim, Raras, Owen dan Karim. Berdasarkan poling, Karim yang menang, dan Owen sebagai wakilnya *tepok tangan* dilanjutkan dengan pembagian kelompok kerja, gue sekelompok sama Endah, Dea, Rizal dan Faisal. Setelah mendapatkan kelompok, kami kembali ke ruang Diklat.
Di ruang Diklat, setiap kelompok harus mendiskusikan tentang nama angkatan kami beserta logonya. Kelompok gue memilih nama Genoquatrix, yang diambil dari bahasa latin. Gue lupa kepanjangangan dari apa, yang jelas maksudnya adalah, generasi muda yang kreatif angkatan ke 4. Disain grafiti dari nama itu sendiri ditambah hiasan-hiasan. Setelah selesai, dipresentasikan. Gue kebagian tugas untuk mempresentasikan hasilnya. Semua kelompok udah selesai, tinggal voting. Ternyata semuanya sepakat untuk menggabungkan nama dari kelompok Raras (Fortracity) dengan disain dari kelompok Ina. Jadilah angkatan kami namanya Fortracity yang artinya Forth Track Cheers Teenagers..
Sampai disini dulu asiknya pertemuan pertama FORTRACITY... Bye Bye...

Selasa, 31 Juli 2012

Hasil Interview


Kembali lagi bersama Maganger Kompas MuDA Dita Gilman :D Gue mau ngelanjutin postingan Interview MuDAmagang nih... Langsung aja ah ga usah basa-basi...
Hari Jumat pun tiba, hari pengumuman untuk calon magangers yang terpilih. Begonya gue, gue malah nunggu ditelpon -_- Padahal jelas-jelas disuruh liat di koran Kompas. Ckck... Sumpah lupa banget. Untung kakak gue nanyain, gue udah beli Koran Kompas atau belom. Baru inget dah gue. Dan itu posisinya Magrib. Langsung gue cari tukang koran, ga ketemu. Ah pasrah dah gue -,- Tapi ternyata kakak gue bilang Gue Keterima *salto* Itu ga nyangka dan seneng becampur jadi satu. Gue tapi tetep mau liat sendiri hasilnya. Kata kakak gue ada yang apload hasil itu di @kompasmuda, langsung dah gue liat. Yang apload itu @AngieRegina. Dan ternyata bener, nama gue ada diurutan 14. Seneng banget dah rasanya.
Foto by : Angie


BEBERAPA HARI KEMUDIAN
Hari Selasa, tanggal 19 ditelpon lagi sama orang Kompas. Dia kasi tau, pertemuan pertama hari Sabtu tanggal 23 Juni 2012. Gue disuruh bawa pakaian ganti danbaju olahraga. Jam setengah 9 di ruang Diklat lantai 5.
Sumpah mau loncat-loncat rasanya. Bener-bener ga nyangka banget. Ga akan gue sia-siakan kesempatan ini. Berasa, mimpi gue makin deket gitu :D *amin*
Udah ga sabar banget pengen cepet-cepet hari Sabtu sumpah. Pengen jadi Wartawan Muda :D
Beruntung banget banyak yang dukung gue, temen dan keluarga. Thanks to all. Wulan dan Isty sampe ngetweet suport :D
Okay, tunggu serunya pertemuan pertama di Kompas MuDA yaaa ;)

Sabtu, 14 Juli 2012

Interview MuDAmagang


Yeay!! Yeay!!
Setelah di telpon untuk dateng ke Kompas dan menentukan hari, akhirnya hari itu tiba, hari Rabu… Gue baru aja pulang jam 4 Pagi dari Jogja, udah mau berangkat ke Jakarta. Ckck…
Mangie baik banget, dia mau anterin gue ke Palmerah, interview :3 Jadilah jam 7 pagi gue siap berangkat untuk interview dengan keadaan kurang enak badan, lebih tepatnya sakit kali ya -_- Gue inget harus bawa contoh tulisan dan biodata, tapi gue belum print. Oh Tuhan!! Panik banget tu gue. Waktu mepet, fisik lagi kurang fit. Keselkan gue jadinya, dan kebetulan kondisi makin memburuk. Yauda deh gue pasrah, gue ambil keputusan untuk merelakan kesempatan untuk magang di Kompas :( Gue tiduran aja…
Trus nyokap nanyain, gue jadinya “gimana”. Gue bilang aja ga jadi dateng, dalem hati mau banget. Si Teteh juga nanyain no Kompas MuDA, entah dah mau ngapain. Dan akhirnya gue pules tidur -__-
Jam 12 siang, gue dibangunin sama Mamake. Katanya orang Kompas telpon, nanyain gue yang belom dateng. Daaannnn… Kabar baik!! Kondisi gue baikan *salto* huahaha… Tanpa pikir panjang gue langsung minta anter papake. Nyokap gue juga ngedukung gue untuk berangkat :3 Seneng banget deh didukung :D Untungnya ya ague sakit Cuma sesaat. Ahahah…
Sebelum berangkat ke Sewan (papa gue ada disana), gue sempetin print tulisan gue dulu yang Kebersamaan, biodata? Bodo amat dah. Bilang aja ketinggalan. Hahaha... Langsung melncur ke Kompas MuDA…
Diperjalanan agak bingung gitu nyari tu gedung -_- Untungnya gue minta anter papa, lumayankan tau jalan. Hahaha. Ga kebayang dah jadinya kalo gua berangkat sendiri. Mangi ke sekolah soalnya, gara-gara gue bilang “ga jadi” ckck… Setelah Tanya sana-sini nyampe juga kan ni di Gedung Kompas Gramedia Selatan. Wwohooo… Makin ga sabar!!!
Papa nunggu di depan, sendirian gue masuk gedung dengan gugup. Lantai 5 ruang diklat! Setelah sampe lantai 5, ternyata untuk masuk situ gue harus punya kartu akses -___- sedangkan gue ga tau. Trus ada OB yang kasi tau, gue harus ke resepsionis dulu untuk nuker KTP dengan kartu akses. Jadilah gue turun lagi ke bawah…
Akhirnya, bisa juga tu melewati pintu akses (?) Dari jauh gue liat ada beberapa orang anak SMA nunggu di depan ruangan. Dengan sok tau, gue kesana dan duduk diantara meraka -___- Setelah beberapa menit duduk, akhirnya ada yng kasi tau kalo gue harus absen dan isi data dulu. Yasudah dah, LAKSANAKAN!! Setelah selesai gue buang ingus ke toilet -_- *jorok*
Eh ternyata gue udah dipanggil untuk masuk ke dalem pas lagi di toilet tadi, terus langsung disuruh masuk. Tapi ga enak, akhirnya gue nunggu sampe dipanggil lagi. And this is it…
Gue masuk ruangan persegi 4 yang ga terlalu besar, didalem ada 3 orang. Dan gue dipersilahkan untuk duduk menghadap sepasang orang laki-laki dan perempuan. 1 orang lagi itu foto-foto kami (?) fotograper mungkin.
Pembicaraan pun dimulai. Pertanyaan pertama adalah “eh Dita lagi sakit ya?” gue jawab “iya” dan gue dikira abis muntah di toilet -_- Sebisa mungkin gue mengirit omongan, masalahya suara gue tambah parah. Masa putus-putus gitu suara gue kalo ngomong -_- sampe ada yang nanya gini “kamu kok nekat sih kesini dengan suara kaya gitu?” eett dah bingung gua jawabnya gimana. Sumpah dah malu banget itu suara gue kaya gitu. Tapi gue tetep lanjut aja. Hahaha…
Pembicaraannya ga terlalu serius dan formal, banyak bercandanya malah, kadang ketawain suara gue -_- Sebenernya, inti dari pertemuan ini adalah, Cuma untuk mempertanyakan gue bersedia atau ngak magang di Kompas MuDA, karena jika ada kerjaan yang belum terselesaikan gue HARUS mengerjakan, bahkan sampe malem sekalipun  Dengan mantap ge bilang SIAP. Hahaha… Dan selesai… Gue disuruh liat keputusannya diterima atau ngak di Koran kompas hari Jum’at, rubric Kompas MuDA. Okey…
Sekian dan terima kasih. Hahahaha…
Wait and see ya next post’nya ;)

Jumat, 15 Juni 2012

MuDa Magang


Kira-kira 3 minggu yang lalu, kakak gue kasi link dengan judul “Yuk Magang Di Kompas MuDa”. Liat judulya aja gue langsung tertarik. Karena ada ‘Kompas’. Katanya, daripada gue kelayapan paskib mulu mending ikut ginian -_- Emang pas banget, setelah gue buka, dalemnya sesuai dengan yang gue bayangkan, harapkan dan mau!! Dunia Wartawan.
Langsung gue baca dah tuh isinya. Itu tuh Program Magang Kompas MuDa untuk pelajar selama ngisi liburan. Yang terpilih akan diajarin tentang Dunia Wartawan ala Kompas MuDa selama 5 hari. Padahal liburan gue sibuk paskib sebenernya, tapi demi mendapatkan pelatihan di dunia kewartawanan, gue rela ninggalin semua janji gue! Hahahah…
Persyaratannya pun ngak terlalu rumit, yang penting siswa SMA dan persyaratan dibidang Reporter, pilihan gue, untuk menyerahkan contoh tulisan dan biodata disertai alasan “kenapa Kompas MuDa harus terima gue”. Ada 3 lowongan, Fotografer dan Desin Grafis. Karena dari dulu pengen jadi Reporter, tanpa pikir panjang langsung coblos REPORTER #loh
Setelah baca itu, langsung gue tutup. Karena gue liat masa tenggangnya masih lama, 4 Juni. Gue ga mau langsung kirim karena takutnya kegeser ama yang baru ngirim di hampir masa tenggang. Ahahahaha……
Untungnya H-3 gue masih inget tu program -_- hampir lupa. Langsung deh gue buat lamaran itu. Untuk tulisan, gue CoPas yang dari blog, Kebersamaan. Heheheh…
Gini nih lamaran yang gue kirim… Check This Out!!!



Nama        : Dita Ardila

Alamat      : Sepatan Residence Blok E   no. 25 Pisangan Jaya RT 001/02 Kecamatan Sepatan Kabupaten Tangerang

No Hp       : 089652XXXXXX

Hellow kakak” semua… Aku Dita Gilman ni, calon Reporter masa depan, tahun 2016 #amin. Aku dapet info magang, Kompas MuDa untuk pelajar ini dari my kakak.
You know? I’m so excited…!!! Kebeneran banget kan?? Aku kan mau jadi Reporter. Yyaahh… Coba”lah, siapa tau Dewi Furtuna lagi memihak aku. Hihiiihi…
Aku kasi tau ya ni kak *songong*, Kompas MuDa harus terima aku untuk program magang kali ini… Ga akan nyesel deh, coblos aku!!! *loh?* KENAPA??
Karena,, dari cita” aja udah jelas, salning berhubungan, ya kan?? Persyaratan?? Gampang, udah di genggaman tangan itu mahh. Hhihiihi…

Pelajar??
So Pasti, insa Allah ni naek ke kelas XII #amin *wish me* ;)
Gaul??
Yyaa… Standar lah. Yang penting bisa menyesuaikan diri. Ya gak?? Heheh…
Bisa di ajak gila??
Behhh… Korban galau nih, jadi gila dahh. Ckckck… Dariada terlalu serius. Hahaha…
Mau kerja keras??
          Demi jadi Reporter gitu loh… I’ll do anything *sok inggris*
Bisa kerja sama??
          Bislahhh,, aku kan makhluk social, bukan individu…
Seneng nulis??
Nulis doing kan ka?? Ade aku uga seneng. Hahahah… Gampang ka nulis doing mah :p meski tulisannya ga bagus” amat.
Doyan baca??
Nohhh novel numpuk ka di rumah -_- mau aku certain semua?? Hehehe…
Suka jalan??
Pasti banget ka,, anak Paskibra nih… Doyan ngaprak kemana-mana. Hahahah…
Hobi ngobrol dengan orang baru??
Hhmm… Bisalah disesuaikan *lagi*, agak pemalu nih soalnya. Hahahah…

Nahhhh… Cukup belom ka kelayakan aku untuk diterima?? Kalo masih belom cukup, kakak harus TERIMA aku biar lebih tau *eh wkawakwka… So, tunggu apa lagi kak?? Ga usah buang waktu!!! Hubungi aku SEKARANG di 089652XXXXX HAHAHAH…


Setelah kirim itu, santai lagi dah. Sempet kebingungan juga pas mau kasih comtoh tulisan. Coz setelah gue baca lagi, tulisan Kebersamaan agak ngak jelas kata-katanya. Dan sialnya, gue baru sadar di warnet, jadi males benerinnya. Jadi seadanya dah…



~4 hari kemudian~

Bad mood banget gue, diomelin mulu -,- Tiba-tiba di telpon Kompas MuDa, disuruh datang untuk Wawancara. Ya Ampun… langsung shocked gue. Ahahah… berartikan gue lolos ke tahap selanjutnya kann??? Hihihihi… \\(^.^)// Tapi sialnya, gue disuruh kesana hari Selasa -_- gue masi di Solo. Tapi untungnya sesi wawancara berlangsung 2 hari, jadi masih ada hari Rabu, pagi tapi, sedangkan gue baru pulang dari Yogja. Bener-bener butuh stamina lebih nih!!
Setelah tutup telponnya, gue langsung ke kamar mandi untum teriak tak bersuara ._. ahahah… Gila aja kalo gue sampe teriak beneran, gempar Sewan. Ckckck… Smpah seneng dang a nyangka banget!! Dan gue jadi ga sabar utnuk hari Rabu :D
Bersyukur banget gue, dan gue pun langsng sms temen-temen gue, yang deket maupun yang ga deket gue sms. Ge kasi tau kalo gue lolos tahap 1, dan minta doa. Hahaha… Alhamdulillah respon mereka positif semua. Ga ada yang bilang gue ‘lebay’, meskpun entahlah sebenernya mereka gimana liat sms gue. Hahaha… Yang jelas gue seneng banget. Tambah seneng dan merasa dapet dukungan lagi setelah baca balesan dari my friend J. Alhamdulillah ada yang bangga, bilang hebat dan amazing :D itu spirit banget buat gue.  Bales sms aja gue unah seneng, apa lagi didukung gitu :D
Thanks banget yang udah bales sms gue dengan Doa, support atau ucapan selamat : Yudhi, Evi (yang bilang amazing :D), Dhimas, Ghinaa, Firda, Fitri, Sandra, mnb Alfi, ka Popy, Rani, Bunda Nia, Nike, Rira, Fitria, Ficky, Hashi, Troy, Elnica (yang bilang Hebat, sampe mau nganterin gue :D), Ulang (pengen jadi reporter juga, tapi gue lupa kasi tau dia -,-), Uty, Isty, Ai. Lumayankan banyak :) bener bener spirit banget buat gue. Thanks to you all, god bless you too. Terus doain gue ya untu bisa diterima magang :D a akan gue sia-siain kesempatan ini, gue janji!! And Thank you juga buat kakak gue yang udah kasih info ini. *serasa menang award ya* wkwkwkwk…
Semoga doa kalian semua dijabah Allah, amin. Hehehe…
Okey, tunggu aja postingan plus kabar selajutnya J
Cherrss….