Hoolllaaa temans blogger..
Berlanjut pada cerita 'Still PasNine', kali ini menceritakan tentang persiapan upacara 17 Agustus.
Well, gue merasa, upacara peringatan 17 Agustus itu sangat penting buat anak Pakibra. Di tanggal itu, para bibit anak bangsa yang ;mantap' terlahir ^^
Eh, angkatan 2014 ada yang masuk Kota dan Kecamatan. Kota 1, Audy. Dan Kecamatan 4. Sisanya disekolah.
Oke, setelah demo, acara selanjutnya yaitu Upacara Peringatan 17 Agustus. Untuk memotivasi capas, gue mau mereka berpartisipasi.
Gue ngajuin untuk diadakan peringatan 17 Agustus ke pa Syarif. Karena pa Syarif menanggapi dengan baik, gue membujuk PasNine untuk bisa melaksanakannya. Gue nga perlu yang mewah sampai ada pasukan 17 dan 8. Buat gue, yang penting adalah peringatannya sebagai harinya anak paskibra. Jadi, dari awal gue minta untuk bikin pasukan 12 aja. Sisanya jadi petugas lain-lain.
Sempet ada masalah juga, karena tiba-tiba anak PasNine tidak menyanggupi untuk mengadakan peringatan 17 Agustus. Kalian harus tau betapa stresnya gueee. Yaa ampunn, di kantor langsung gak konsen gue. Hahahaha.. Gue udah bujuk dan beri pengertian, tapi mereka kurang memahami gue kayanya. Hahaha.. Mereka tetep aja galau. Katanya minta diundur aja, sedangkan pihak sekolah gak mau kalau diundur. Akhirnya mereka pasrah, mereka berencana untuk buat pasukan 3 aja seperti upacara biasa, hanya teks nya saja yang diganti. Yeah, gue juga sudah hampir nyerah untuk bujuk mereka.
Tapi, akhirnya gue 'iya' kan keinginan mereka. Dengan syarat, Hari Sabtu gue mau melatih tu pasukan 3. Senior yang bertugas harus hadir dan capas harus menyaksikan. Awalnya gue tetep mau memaksakan untuk buat pasukan 12. Tapi gue gak mau mengecewakan sekolah dengan tambil seadanya. Jadilah pasukan 3 terdiri dari senior. Sisanya, ya bertugas. Mereka semua mengenakan seragam layaknya sedang memperingatkan hari besar (ya memang). Itu perlengkapan juga gue yang sibuk cari sana-sini-_-
Senior gue suruh latihan sendiri. Untuk capas, dihendle gue, dan beberapa angkatan 212 yang hadir. Itu capas semuanya nilang gugup. Tapi gue tetep memaksa mereka untuk percaya diri. Yah, gue bilang ke mereka kalau gue ga perlu melihat mereka dengan penampilan yang sempurna. Cukup melihat mereka percaya diri, itu udah cukup buat gue.
Mereka latihan 2 hari, yah itungannya sehari lah. Begini nih suasana mereka latihan.
Seneng liahat mereka bersemangat ^^